PENYAKIT TROFOBLAS GANAS = PTG

NIS = CIN
KARSINOMA SERVIKS
KARSINOMA OVARIUM
KARSINOMA ENDOMETRIUM

PENYAKIT TROFOBLAS GANAS = PTG

PENDAHULUAN

Pertumbuhan primer tumor berasaldari embrionik korion, sering mengenaidinding uterus, bahkan mengenai serviks,vagina, tuba, ligamentum mengikuti kehamilan ektopik.

DIBEDAKAN ATAS:

  1. Penyakit trofoblas ganas non-metastatik
    1. Mola invasif (korioadenoma destruens)
    2. Placental site trophoblastic tumor
  2. Penyakit trofoblas ganas metastatik

MOLA INVASIF

Kehamilan mola yang mengadakan  invasi mola ke miometrium (5% - 10%)

  1. INSIDENS : Ditemukan sekitar 15% sesudah pengeluaran mola dan lebih rendah pada pasca kehamilan normal
  2. PATOLOGI :
    • Hampir sama dengan koriokarsinoma
    • Ditemukan vili hidrofilik yang menetap di dalam tumor
  3. GEJALA KLINIS :
    • Perdarahan vaginal yang tidak teratur
    • Adanya kista teka lutein
    • Subinvolusi uterus atau pembesaran asimetris
    • Perforasi miometrium –> perdarahan intraperitoneal
    • Infeksi tumor yang nekrosis –> sekret purulen dan nyeri pelvis akut.

PLACENTAL SITE TROPHOBLASTIC TUMOR = PSTT
Jarang ditemukan, tetapi merupakan varian penting dari koriokarsinoma

  1. INSIDENS : Ditemukan kurang dari 1% pada penderita penyakit trofoblas.
  2. PATOLOGI :

      • Mengandung lembaran-lembaran sel monomorfik dari sel trofoblas intermediate.
      • Pewarnaan imunokimia –> human placental lactogen dan sedikit hCG.
    • Tumor tumbuh lokal dengan infiltrasi ke miometrium atau berupa polip yang tumbuh ke dalam kavum uterus.
    • Gambaran Mikroskopik:
  3. GEJALA KLINIS :
    • Perdarahan abnormal vagina
    • Periode postpartum :

      • sedikit pembesaran uterus
      • perdarahan postpartum yang persisten
      • amenorea
      • sedikit peningkatan kadar ß - hCG

PENYAKIT TROFOBLAS GANAS METASTATIK

  1. INSIDENS :

    • Jarang ditemukan
    • Dipengaruhi oleh letak geografi
    • Usia tua
    • Paritas banyak
    • Gizi buruk
  2. PATOLOGI :

    • Menyerupai bagian dari plasenta, berwarna merah gelap atau ungu.
    • Gambaran mikroskopis :
      • Gambaran perdarahan & nekrosis dengan
      • lembaran-lembaran yang panjang
    • Diferensiasi buruk dari sel sinsitiotrofoblas dan sitotrofoblas Kehilangan vili hidrofik
    • Pewarnaan immunoassay  –> ß-hCG dalam sel raksasa sinsitiotrofoblas
  3. GEJALA KLINIS :
    • Gabungan perdarahan spontan & fokus metastasis
    • Paru-paru  :  nyeri dada, batuk, hemoptisis, sesak, hipertensi pulmonal
    • Vagina : perdarahan ireguler & sekret purulen
    • Hati  :  nyeri epigastrik atau nyeri kwadran kanan atas, perdarahan intraperitoneal hebat
    • SSP  :  kelainan otak & gangguan neurologik fokal bila terjadi perdarahan spontan.
  4. DIAGNOSIS :
    Diperlukan evaluasi terus-menerus, mencakup :

    • riwayat penyakit
    • pemeriksaan fisik
    • tingkat hCG
    • hitung darah komplit
    • urin analisistes fungsi hati, ginjal & tiroid
    • penentuan sel darah putih perifer
    • hitung pembekuan darah

    Penentuan derajat metastasis :

    • Foto toraks  atau CT scan toraks
    • USG atau CT scan abdomen & pelvis
    • CT scan atau MRI kepala
    • Angiografi selektif pada abdomen & pelvis –> bila perlu.

KARSINOMA VULVA
KARSINOMA VAGINA
KARSINOMA TUBA

Leave a Reply